Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dan merumuskan strategi pembangunan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif di kawasan pariwisata Pantai Batu Pinagut. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang diberikan kepada 32 pelaku UMKM. Analisis SWOT digunakan untuk menentukan posisi strategis dan arah pengembangan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM memiliki kekuatan berupa lokasi yang strategis dan dukungan pemerintah; Namun, mereka terus menghadapi keterbatasan terkait modal, fasilitas, dan kemampuan pemasaran digital. Sementara itu, kedatangan wisatawan pada tahun 2024 meningkat signifikan, dari 1.301 pengunjung pada bulan Mei menjadi 3.705 pengunjung pada bulan September, yang menyoroti potensi besar pengembangan UMKM di daerah ini. Peluang pengembangan selanjutnya didukung oleh tren wisata kuliner, penggunaan media digital, dan program pelatihan, sementara ancaman muncul dari persaingan dengan produk dari luar daerah dan fluktuasi kunjungan wisatawan. Analisis tersebut menempatkan UMKM di Kuadran I (strategi agresif), menunjukkan bahwa strategi prioritas meliputi peningkatan inovasi produk, optimalisasi pemasaran digital, dan penguatan kapasitas UMKM melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat setempat.
Copyrights © 2025