Obesitas merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan penimbunan lemak tubuh secara berlebihan. Penggunaan sosial media, mindful eating, dan konsumsi junk food merupakan salah satu faktor risiko terjadinya obesitas. Tujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan sosial media, mindful eating, dan konsumsi junk food dengan status gizi pada remaja di SMK Negeri 41 Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, dengan jumlah responden sebanyak 80 subjek siswa-siswi di SMK Negeri 41 Jakarta Selatan. Pengambilan subjek menggunakan metode stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran secara langsung. Data meliputi penggunaan sosial media, mindful eating, dan konsumsi junk food masing- masing diukur menggunakan Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial (SIMPS), Mindful Eating Questionnaire (MEQ), Semi Quantitative Food Frequency Questioner (SQ-FFQ). Analisa data dengan menggunakan Uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan penggunaan sosial media (p=0,026), mindful eating (p=0,014), dan konsumsi junk food (p<0,001) dengan status gizi. Oleh karena itu, penting bagi siswa-siswi untuk lebih bijak dalam menggunakan sosial media dan mengembangkan kebiasaan mindful eating guna mendukung pola makan yang sehat dan mengurangi konsumsi junk food
Copyrights © 2025