Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan metode talqin kepada siswa yang sedang berada pada tahap pra-literasi Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Al-Huda. Sebanyak 10 siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an diperhatikan selama tiga hari saat mereka menghafal Surah Al-Humazah. Penelitian ini dilakukan melalui observasi tanpa melibatkan wawancara. Dalam pelaksanaan metode talqin, guru membacakan ayat dengan pelan, membagi ayat menjadi beberapa bagian, dan siswa menirukan bacaan tersebut secara berulang hingga mereka menguasainya. Pada hari pertama, guru memperkenalkan ayat dan membagi ayat pertama menjadi tiga bagian. Pada hari kedua dan ketiga, siswa mengulangi ayat yang telah dipelajari sebelumnya sebelum melanjutkan ke ayat berikutnya. Setiap sesi berlangsung selama sekitar 30 menit. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode talqin memberikan kemudahan bagi siswa pra-literasi dalam proses menghafal. Melalui pengulangan, pembagian ayat, dan bimbingan langsung dari guru, siswa dapat mengingat ayat meskipun mereka belum dapat membaca teks. Metode talqin terbukti efektif dan cocok untuk anak-anak yang masih bergantung pada pendengaran dalam menghafal Al-Qur’an.
Copyrights © 2025