Artikel ini membahas konsep al-qalb dan al-‘aql dalam perspektif psikologi agama Islam. Al-qalb dipahami sebagai pusat spiritual dan moral manusia yang menentukan kualitas perilaku, ketenangan batin, serta kemampuan merespons petunjuk Ilahi. Sementara itu, al-‘aql berfungsi sebagai kemampuan kognitif dan pengendali yang membantu manusia memahami wahyu, menimbang pilihan moral, serta mengarahkan diri pada kebaikan. Pembahasan meliputi pengertian, kedudukan, fungsi, macam-macam keadaan qalb, proses penyucian, contoh nyata pengalaman batin, serta implementasi keduanya dalam kehidupan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hubungan harmonis antara qalb dan aql menjadi fondasi terbentuknya pribadi beriman, berakhlak, dan mampu menjalani kehidupan secara seimbang. Keduanya bekerja sinergis, akal memandu proses berpikir, sementara qalb memurnikan niat dan meluruskan tujuan hidup. Dengan demikian, pengoptimalan qalb dan akal menjadi kunci pembangunan karakter dan kesehatan spiritual dalam Islam.
Copyrights © 2025