Pendidikan akhlak merupakan aspek fundamental dalam ajaran Islam yang berperan penting dalam membentuk kepribadian manusia yang beriman, beradab, dan bermoral. Realitas kehidupan modern menunjukkan adanya degradasi akhlak yang menuntut penguatan kembali nilai-nilai moral yang bersumber dari Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an serta menelaah penafsiran para mufasir terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan pembinaan akhlak. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, khususnya QS. al-Qalam [68]:4, QS. an-Nahl [16]:90, dan QS. al-Isra’ [17]:23–24, serta menelaah tafsir Ibnu Katsir, Al-Qur?ubi, dan Al-Maraghi, didukung oleh literatur klasik dan kontemporer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an bersifat holistik, mencakup keteladanan Rasulullah saw, pembinaan akhlak individu, keluarga, dan sosial. Pendidikan akhlak tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan moral, tetapi juga pada proses penyucian jiwa, pembiasaan perilaku baik, dan pengendalian diri. Dengan demikian, pendidikan akhlak Qur’ani memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan moral di era modern dan perlu diimplementasikan secara kontekstual dalam sistem pendidikan Islam.
Copyrights © 2025