Radio siaran merupakan salah satu media massa yang memiliki peran penting dalam sejarah komunikasi di Indonesia. Meskipun perkembangan media digital berlangsung sangat pesat, radio tetap mampu mempertahankan eksistensinya melalui berbagai bentuk adaptasi dan transformasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perjalanan radio siaran di Indonesia serta menjelaskan proses transformasinya sejak masa kolonial hingga era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode historis, yang mengandalkan data sekunder berupa kajian pustaka dari buku, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan arsip penyiaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radio pada masa kolonial berfungsi sebagai alat komunikasi yang bersifat terbatas dan dikendalikan oleh pemerintah penjajah, kemudian mengalami pergeseran peran pada masa kemerdekaan sebagai media perjuangan dan pemersatu bangsa melalui pendirian Radio Republik Indonesia. Pada era Orde Baru hingga reformasi, radio berkembang dalam konteks regulasi yang berubah, ditandai dengan munculnya radio swasta dan radio komunitas yang memperluas ruang partisipasi publik. Memasuki era digital, radio bertransformasi menjadi media multiplatform melalui pemanfaatan teknologi streaming, podcast, dan media sosial untuk menjangkau pendengar yang lebih luas. Penelitian ini menegaskan bahwa radio tetap relevan sebagai media informasi, pendidikan, dan dakwah, serta memiliki implikasi penting bagi pembelajaran Praktikum Siaran Radio di Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Copyrights © 2025