Komunikasi partisipatif adalah dialog terbuka yang dapat diterapkan pada kegiatan pemberdayaan. Prinsip-prinsip komunikasi partisipatif meliputi dialog, suara, pedagogi pembebasan, dan tindakan-refleksi-tindakan. Selain itu, bentuk komunikasi partisipatif meliputi heteroglassia, dialogis, polifoni, dan karnaval. Komunikasi partisipatif dalam pemberdayaan merupakan bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan masing-masing individu, kelompok, dan masyarakat pada umumnya, sehingga dapat menentukan pilihan dan mengendalikan lingkungannya, sehingga memenuhi berbagai kebutuhan. Komunikasi partisipatif merupakan bentuk implementasi tradisi sosial budaya karena berbagai asumsi dan kriterianya saling berhubungan. Esensi komunikasi partisipatif dalam tradisi sosial budaya adalah dialogis, di mana interaksi adalah konstruksi sosial, bukan masalah aktor yang terlibat. Interaksi ini bergantung pada peran dan norma yang berlaku, sehingga membentuk makna dan budaya tertentu di tingkat mikro dan makro.
Copyrights © 2026