Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) non pneumonia merupakan peradangan yang tidak menunjukkan gejala peningkatan frekuensi nafas dan tidak menunjukkan adanya tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam. Penyakit ISPA merupakan penyakit yang sering menyerang anak – anak khususnya usia balita umur 1 – 5 tahun. Pengobatan ISPA non pneumonia yang rasional apabila penggunaan obat telah tepat dan sesuai dengan pedoman yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan Obat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) non pneumonia pada pada pasien balita di UPT. Puskesmas X Kudus Periode Januari – Desember 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian non-eksperimental dengan metode observasional yang dilakukan dengan pengumpulan data secara retrospektif dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi rekam medik pasien yang jelas dan lengkap dengan diagnosa ISPA non pneumonia yang berusia 1 – 5 tahun di UPT. Puskesmas X Kudus periode Januari – Desember 2023. Hasil penelitian didapatkan sampel 160 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa evaluasi rasionalitas penggunaan obat ISPA non pneumonia yang dilihat berdasarkan tepat pasien didapatkan 100%, tepat indikasi didapatkan 100%, tepat obat didapatkan 100%, dan tepat dosis didapatkan 88,1% dari 160 pasien. Hasil analisis bivariat dengan uji kendall’s tau-b menunjukkan bahwa ada korelasi antara jumlah obat per lembar resep dengan rasionalitas penggunaan obat ISPA non pneumonia dengan nilai p-significancy 0,012 (0,05).
Copyrights © 2025