Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Persamaan Linier Satu Variabel: Profil Siswa Kelas VIII Ningsih, Dian Wahyu; Romlah, Nur; Wahyuni, Reni
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 5, No 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i2.10155

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting dalam pembelajaran matematika, karena membantu siswa dalam menganalisis informasi secara mendalam serta menemukan solusi atas berbagai permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari 12 siswa dari salah satu SMP swasta di Pekanbaru pada tahun ajaran 2024/2025. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang mengacu pada enam indikator berpikir kritis menurut Facione, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri, serta dilengkapi dengan wawancara sebagai instrumen non-tes. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui telaah terhadap jawaban siswa dan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% siswa berada pada kategori kemampuan berpikir kritis rendah. Indikator inferensi paling dikuasai (83,33%), sementara regulasi diri tidak dikuasai sama sekali (0%). Hasil ini mengindikasikan perlu adanya model pembelajaran yang berfokus pada pemahaman konseptual dan keterampilan refleksi diri untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa Kelas VII pada Materi Aritmatika Sosial Ningsih, Dian Wahyu; Azzahra, Lazira; Maulani, Marisyah Nungki; Sianturi, Ruth Novriyanti; Suripah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.19733

Abstract

Kemampuan literasi matematis merupakan keterampilan esensial dalam pendidikan abad ke-21 yang menekankan pada pemahaman, penalaran, dan penerapan matematika dalam konteks kehidupan nyata. Hasil studi Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2022 mengungkapkan bahwa tingkat literasi matematika siswa di Indonesia masih berada pada kategori rendah. Temuan ini mencerminkan adanya permasalahan mendasar dalam pembelajaran matematika di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Penelitian ini difokuskan pada analisis tingkat literasi matematis siswa kelas VII SMP, pada materi aritmetika sosial. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 28 siswa kelas VII dari salah satu SMP yang berlokasi di wilayah Siak Hulu, pada tahun ajaran 2024/2025. Peneliti memanfaatkan dua jenis instrumen utama, yaitu tes tertulis yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi matematis, serta wawancara guna mengungkap cara berpikir siswa dalam menghadapi soal-soal aritmetika sosial. Analsis dilakukan berdasarkan tiga indikator utama literasi matematis, yaitu: (1) mengidentifikasi masalah; (2) merumuskan permasalahan; dan (3) menerapkan pengetahuan konseptual serta prosedural. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, secara umum tingkat literasi matematika di kalangan siswa masih pada standar yang rendah. Secara rata-rata ketiga indikator tersebut menunjukkan persentase kategori kurang. Hal ini menunjukkan lemahnya pemahaman siswa terhadap soal-soal kontekstual dan ketidaktepatan dalam menyusun serta menyelesaikan langkah-langkah penyelesaian.
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) NON PNEUMONIA PADA PASIEN BALITA DI UPT. PUSKESMAS X KUDUS Setyoningsih, Heni; Ningsih, Dian Wahyu; Fitrianingsih, Sri
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 9, No 3 (2025): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v9i3.403

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) non pneumonia merupakan peradangan yang tidak menunjukkan gejala peningkatan frekuensi nafas dan tidak menunjukkan adanya tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam. Penyakit ISPA merupakan penyakit yang sering menyerang anak – anak khususnya usia balita umur 1 – 5 tahun. Pengobatan ISPA non pneumonia yang rasional apabila penggunaan obat telah tepat dan sesuai dengan pedoman yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan Obat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) non pneumonia pada pada pasien balita di UPT. Puskesmas X Kudus Periode Januari – Desember 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian non-eksperimental dengan metode observasional yang dilakukan dengan pengumpulan data secara retrospektif dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi rekam medik pasien yang jelas dan lengkap dengan diagnosa ISPA non pneumonia yang berusia 1 – 5 tahun di UPT. Puskesmas X Kudus periode Januari – Desember 2023. Hasil penelitian didapatkan sampel 160 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa evaluasi rasionalitas penggunaan obat ISPA non pneumonia yang dilihat berdasarkan tepat pasien didapatkan 100%, tepat indikasi didapatkan 100%, tepat obat didapatkan 100%, dan tepat dosis didapatkan 88,1% dari 160 pasien. Hasil analisis bivariat dengan uji kendall’s tau-b menunjukkan bahwa ada korelasi antara jumlah obat per lembar resep dengan rasionalitas penggunaan obat ISPA non pneumonia dengan nilai p-significancy 0,012 (0,05).