Penggunaan obat racikan dalam bentuk puyer semakin meluas di kalangan praktisi kesehatan, terutama dalam penanganan pasien pediatrik yang mengalami kesulitan dalam mengonsumsi sediaan padat. Fenomena ini muncul sebagai solusi atas kendala keterbatasan dosis pediatrik yang beredar di pasaran. Kombinasi bahan aktif Ambroxol HCl dan Trifed (Pseudoefedrin HCl dan Triprolidin HCl) merupakan salah satu resep yang umum diresepkan untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan pada anak-anak. Penelitian ini mengkaji perbandingan metode penggerusan menggunakan dua alat yang berbeda, yaitu mortir-stamper konvensional dan blender, dengan variasi waktu penggerusan 1 menit, 3 menit, dan 5 menit. Evaluasi dilakukan melalui serangkaian pengujian komprehensif meliputi uji organoleptis, uji kelembaban, dan analisis karakteristik partikel menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk menilai kualitas sediaan yang dihasilkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua metode penggerusan menghasilkan serbuk dengan karakteristik organoleptis yang serupa, yakni berwarna putih, tidak berbau tengik, dan memiliki tekstur yang halus. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam ukuran partikel yang dihasilkan. Penggerusan menggunakan blender menghasilkan ukuran partikel yang lebih kecil, pada durasi 1 menit, 3 menit dan 5 menit secara berurutan mendapati ukuran partikel terkecil 48,7 µm, 45,8 µm, dan 35,6 µm. Sedangkan, penggerusan dengan mortir-stamper selama 1 menit, 3 menit, dan 5 menit adalah 67 µm, 56,8 µm, dan 38 µm. Penelitian ini mengungkapkan bahwa durasi penggerusan berbanding terbalik dengan ukuran partikel yang dihasilkan. Semakin lama waktu penggerusan, semakin kecil ukuran partikel yang terbentuk. Namun, perlu diperhatikan bahwa pengurangan ukuran partikel mengakibatkan peningkatan luas permukaan spesifik, yang berkorelasi dengan peningkatan nilai kelembaban sediaan. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam formulasi dan penyimpanan sediaan puyer, mengingat kelembaban dapat mempengaruhi stabilitas dan masa simpan produk.
Copyrights © 2025