Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep dan rancangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam upaya menumbuhkan sikap cinta ilmu pada peserta didik, khususnya melalui materi Sejarah Peradaban Islam pada masa Dinasti Abbasiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang diperkuat oleh data lapangan pendukung melalui wawancara guru PAI dan observasi kelas sederhana di SDN Karya Bakti Cimahi. Data lapangan ini mengungkapkan bahwa minat baca siswa, rasa ingin tahu, dan penilaian aspek afektif masih rendah, serta metode pembelajaran yang digunakan guru masih berpusat pada ceramah sehingga belum optimal menumbuhkan sikap cinta ilmu. Temuan tersebut dipadukan dengan kajian literatur yang menunjukkan bahwa nilai-nilai KBC seperti kepedulian, penghargaan, keteladanan, dan welas asih memiliki landasan filosofis yang kuat dalam pembinaan karakter peserta didik. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi nilai cinta ilmu ke dalam pembelajaran Sejarah Peradaban Islam relevan baik secara teoritis maupun empiris, serta dapat diwujudkan melalui desain pembelajaran yang reflektif, kolaboratif, dan menekankan keteladanan. Dengan demikian, rancangan pembelajaran PAI berbasis KBC yang dihasilkan dalam penelitian ini tidak hanya menyajikan konsep ideal, tetapi juga menjadi respons solutif terhadap masalah nyata di kelas dalam rangka menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap ilmu pengetahuan.
Copyrights © 2026