Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana remaja di Kelurahan Benteng, Kota Ambon, minum sopi sebagai bagian dari proses mencari identitas diri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam pada 3 remaja yang mengonsumsi sopi di Kelurahan Benteng. Ini dilakukan menggunakan metodologi studi kasus kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sopi dapat sebagai bentuk pengakuan sosial, mengatasi kecanggungan dalam relasi, dan membangun citra kedewasaan. Konsumsi sopi bukan hanya simbol dampak lingkungan tetapi juga perjuangan identitas dalam budaya lokal. Remaja dapat berada dalam bahaya kesehatan dan penyimpangan sosial karena perilaku ini. Studi ini menekankan bahwa mendampingi proses pembentukan identitas remaja secara sehat dan bermakna membutuhkan intervensi yang menyeluruh dari keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan.
Copyrights © 2025