Intellectual disability adalah gangguan dengan keterbatasan fungsi kognitif dan fungsi adaptif. Kondisi ini dapat mempengaruhi kemampuan dalam memahami informasi sehingga dapat mengganggu proses belajar. Subjek penelitian seorang anak perempuan berusia 14 tahun didiagnosis mengalami gangguan intellectual disability dalam kategori ringan, menjalani intervensi perilaku menggunakan positive reinforcement. Permasalahan yang dialami klien terdiri dari kurangnya kemampuan membaca. Klien kesulitan untuk mengeja kata per kata. Kurangnya dukungan sosial dalam hal ini ialah orang tua memperburuk keadaan klien. Keluarga kurang mendukung dalam proses belajar anak. Metode asesmen yang digunakan ialah wawancara, observasi dan tes inteligensi Wescler intelligence scale for children (WISC). Intervensi yang digunakan ialah positive reinforcement dengan metode gilingham. Hasil intervensi menunjukkan klien mengalami peningkatan kemampuan membaca yang ditandai dengan peningkatan hasil pre-tes dari awal skor 0 menjadi post-tes skor 19 dalam kemampuan anak mengeja dan membaca.
Copyrights © 2025