ABSTRAK Masalah gizi lansia menjadi perhatian penting karena langsung mempengaruhi kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi dan hubungannya dengan kualitas hidup di kalangan lansia yang tinggal di panti rehabilitasi sosial Himo - Himo di Ternate. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitiah semua lansia yang tinggal di panti sosial rehabilitasi sosial pada tahun 2025 yang berjumlah 40 orang subjek sesuai teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan menggunakan kuisioner Mini Nutritional Assessment (MNA) untuk menganalisis permasalahan status gizi lansia, serta kuisioner WHOQL-BREF untuk mengukur kualitas hidup lansia. Analisis statistik menggunakan uji pearson chi-square dengan interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% lansia mengalami malnutrisi, sementara 37,5% memiliki status gizi normal. Kualitas hidup lansia kategori buruk pada 82,5% subjek, dan hanya 17,5% yang kualitas hidupnya baik. Uji pearson chi-square menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dan kualitas hidup (p=0,382). Kesimpulannya, status gizi dan kualitas hidup lansia di panti sosial tidak memiliki hubungan signifikan secara statistik. Disarankan agar pengelola panti dapat melakukan intervensi secara holistik dan terintegrasi utamanya melakukan pemeriksaan kesehatan, dan memberikan dukungan psikologis, sosial dan lingkungan yang nyaman bagi lansia. Kata kunci: Status gizi, kualitas hidup, rehabilitasi sosial, lansia
Copyrights © 2025