Indonesia, sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, memiliki persentase signifikan populasi usia produktif, termasuk remaja. Masa remaja adalah fase penting dalam kehidupan, di mana individu mulai membangun jati diri, mengeksplorasi potensi, dan menentukan masa depan. Namun, pada fase ini, remaja rentan terhadap berbagai permasalahan psikologis, seperti tekanan, stres, dan perasaan putus asa, yang dalam beberapa kasus dapat berkembang menjadi inferiority complex. Sistem pakar berbasis web ini menggunakan metode Case-Based Reasoning (CBR), yang bekerja dengan membandingkan kasus baru berupa gejala yang dialami pasien dengan kasus-kasus sebelumnya yang tersimpan dalam basis data. Berdasarkan kemiripan antara kasus baru dan kasus yang ada, sistem akan menyarankan diagnosis awal. Data gejala dan penyakit dikumpulkan melalui wawancara dengan dokter ahli, kemudian disusun menjadi basis kasus yang digunakan oleh sistem. Dengan teknologi berbasis web, sistem ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja melalui perangkat yang terhubung ke internet. Hasil dari pengujian metode Case-Based Reasoning dihasilkan sebuah nilai probabilitas menghasilkan nilai penyakit Inferiority Complex dengan tingkat kemiripan pada suatu penyakit sebesar 66,6% . Maka metode ini dapat digunakan untuk mendiagnosa awal penyakit Inferiority Complex yang dialami oleh pasien, sehingga membantu Psikolog mengambil keputusan dalam menangani penyakit Inferiority Complex.
Copyrights © 2025