Penelitian ini berfokus pada kesulitan yang dihadapi siswa dalam melaksanakan passing bawah pada permainan bola voli, yang tercermin dari ketidaktepatan dan kurangnya pengendalian bola saat menghadapi serangan dari lawan. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan model latihan passing yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dasar tersebut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana model latihan berpengaruh terhadap kemampuan passing bawah siswa SMA N 1 Junjung Sirih. Menggunakan desain eksperimen semu dengan pretest-posttest satu kelompok, sebanyak 14 siswa dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji t dengan α = 0,05 dan uji Liliefors. Hasil analisis menunjukkan bahwa latihan passing memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan passing bawah (thitung 6,709 > ttab 0,271). Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa model latihan passing yang terstruktur dapat menjadi acuan dalam pengembangan program pembinaan teknik dasar bola voli di sekolah. Selain itu, hasil penelitian ini menegaskan bahwa latihan yang dirancang secara sistematis mampu memberikan pengaruh langsung terhadap peningkatan kualitas kontrol bola, ketepatan passing, serta kesiapan pemain dalam menghadapi situasi permainan. Temuan ini juga memberi arah bagi pelatih dan pendidik untuk mengintegrasikan model latihan yang lebih terprogram dalam kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler guna meningkatkan performa siswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025