Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya hidup sehat dengan status gizi pada siswa SMP Negeri 28 Surabaya. Metode yang digunakan adalah korelasional dengan desain ex-post facto melalui pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII, dan melalui teknik cluster random sampling diperoleh 252 responden. Data gaya hidup sehat dikumpulkan melalui kuesioner Healthy Lifestyle Questionnaire Among Adolescent, sedangkan status gizi diukur berdasarkan hasil pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB), guna menghitung Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis data dilakukan dengan uji statsitik non-parametrik menggunakan korelasi Gamma. Hasil analisis data menggambarkan bahwa sebagian besar gaya hidup sehat siswa berada dalam kategori baik (82,14%), dan status gizi berada pada kategori normal (49,21%). Berdasarkan hasil uji korelasi gamma, diperoleh nilai signifikansi 0,211 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara gaya hidup sehat dengan status gizi. Sedangkan dari hasil analisis per indikator, terlihat bahwa indikator pola makan sehat merupakan komponen yang memiliki hubungan signifikan terhadap status gizi, dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa gaya hidup sehat tidak berhubungan dengan status gizi, tetapi jika dilihat dari setiap indikator, pola makan sehat memiliki hubungan terhadap status gizi
Copyrights © 2025