Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan otot tungkai terhadap kecepatan renang gaya dada 50 meter pada atlet putra usia 15–17 tahun di Women Swimming Club. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel terdiri dari 10 atlet yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui tes kecepatan renang 50 meter sebelum dan sesudah perlakuan latihan otot tungkai selama 16 kali pertemuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kecepatan renang setelah diberikan latihan, dengan rata-rata waktu tempuh menurun dari 45,13 detik menjadi 42,62 detik. Uji t berpasangan menghasilkan nilai t hitung 14,56 lebih besar dari t tabel 2,262 (p < 0,05), sehingga latihan otot tungkai berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan renang gaya dada 50 meter pada atlet remaja putra. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa latihan otot tungkai perlu menjadi bagian utama dalam program pembinaan renang, khususnya gaya dada, untuk meningkatkan kekuatan dorong dan efisiensi gerak. Pelatih disarankan menerapkan latihan kekuatan tungkai secara sistematis dan berkesinambungan, baik di darat (dry-land training) maupun di air, guna memaksimalkan performa atlet pada nomor sprint 50 meter.
Copyrights © 2026