Potensi ekowisata yang berada di sekitar masyarakat hutan mendorong lahirnya 2 (dua) agenda pengelolaan kawasan hutan, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar hutan dan juga penciptaan model pelestarian hutan yang efektif. Pemerintah menyiapkan sebuah program berupa Program Perhutanan Sosial yang diperuntukkan oleh seluruh masyarakat sekitar hutan melalui pola pemberdayaan dengan tetap berpedoman pada aspek kelestarian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan perhutanan sosial yang terdapat pada Taman Sungai Dumaring. Setelah penulis mengetahui skema yang diterapkan, penulis mencari tahu perkembangan hasil dari kegiatan perhutanan sosial di Taman Sungai Dumaring, serta untuk mengetahui gambaran pelaksanaan kegiatan Perhutanan Sosial di Kampung Dumaring. Penelitian dilakukan dengan metode pendekatan kualitatif yang dilakukan selama 2 (dua) bulan efektif. Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur menjadi lokasi penelitian karena sebagai salah satu dari pelaksanaan Program Perhutanan Sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Program Perhutanan sosial di Kampung Dumaring telah mendapat perizinan pelaksanaan Perhutanan Sosial Hutan Desa dengan luas total 5.083 Ha pada kawasan hutan Lindung dan partisipasi masyarakat di Kampung Dumaring sangat antusias dengan adanya Program Perhutanan Sosial.
Copyrights © 2026