Early Warning Score (EWS) dikembangkan untuk pendeteksian dini pasien yang mengalami perburukan kondisi dengan menilai dan menganalisis tanda-tanda vital dalam parameter fisiologis sesuai hasil skoring. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pengetahuan perawat pada penerapan early warning score (EWS) dalam penilaian awal perawatan kritis di RSUD Luwuk Kabupaten Banggai. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Penelitian ini menggunakan analisis univariat berupa usia, tingkat pengetahuan, dan klasifikasi pendidikan dan analisis bivariat berupa tingkat pengetahuan perawat terhadap penerapan EWS. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan instrument kuesioner pada 170 responden. Hasil analisis ditemukan bahwa sebagian besar responden mencapai nilai 80 – 100 yang artinya memiliki pengetahuan baik sebanyak n = 104 (61,2%) dan terdapat n = 51 (30%) responden yang memiliki pengetahuan cukup dengan capaian nilai 61 – 79, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang dengan capaian nilai < 59 sebanyak n = 15 (8,8%). Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penilaian Early Warning Score (EWS) dalam kegawatan pasien kritis
Copyrights © 2025