Jamur endofitik yang berasosiasi dengan mangrove Sonneratia sp. diketahui menghasilkan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan. Kawasan pesisir Mandeh merupakan habitat alami yang kaya akan Sonneratia sp., sehingga menjadi lokasi strategis untuk eksplorasi jamur endofitik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi jamur endofitik yang berasosiasi dengan mangrove Sonneratia sp., melakukan skrining aktivitas antioksidan secara in vitro, serta mengidentifikasi isolat potensial berdasarkan karakteristik makroskopis dan mikroskopis.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tahapan sebagai berikut: isolasi jamur dilakukan melalui teknik direct planting, skrining aktivitas antioksidan dilakukan secara in vitro menggunakan metode DPPH, dan identifikasi isolat dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20 isolat jamur endofitik berhasil diperoleh. Berdasarkan hasil skrining aktivitas antioksidan, ditemukan empat isolat yang menunjukkan aktivitas antioksidan dengan kategori kuat, sedang, dan lemah. Isolat dengan kode T4L1C4 dan T3L2C3 menunjukkan aktivitas antioksidan kuat, sedangkan T3L2C2 menunjukkan aktivitas sedang. Berdasarkan karakteristik mikroskopis, ketiga isolat tersebut teridentifikasi sebagai anggota genus Fusarium sp. Kata kunci: Antioksidan; Endofitik; Jamur; Mandeh; Skrining
Copyrights © 2025