Ikan kembung (Rastrelliger brachysoma Bleeker, 1851) merupakan ikan yang banyak didaratkan di TPI Asemdoyong Pemalang. Ikan ini banyak ditangkap karena memiliki nilai ekonomis yang penting bagi masyarakat. Pengelolaan yang dapat dilakukan salah satunya dengan konservasi. Salah satu upaya konservasi ikan kembung adalah informasi taksonomik yang dapat digunakan sebagai pembeda ikan jantan dan betina yaitu performa morfologi, truss morphometrics, dan meristik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang performa morfologi, truss morphometrics dan merisitik yang dapat digunakan untuk membedakan ikan kembung jantan dan betina. Metode penelitian adalah survei dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling. Sampel ikan kembung yang diperoleh sebanyak 60 ekor. Variabel yang diamati performa morfologi, truss morphometrics dan meristik. Paramater yang diukur yaitu rasio antara jarak truss dengan panjang standar. Karakter truss morphometrics yang diukur yaitu jarak truss yang sudah ditentukan sebanyak 12 titik. Performa morfologi yang diamati yaitu bentuk tubuh, posisi mulut, tipe sisik, bentuk sirip caudal, dan tipe gigi. Karakter meristik yang dihitung yaitu jumlah sisik garis rusuk, jumlah jari-jari keras dan lemah sirip dorsal I, dorsal II, ventral, pectoral, anal, ekor, jumlah keel, jumlah finlet, jumlah sisik di atas dan di bawah garis rusuk. Data hasil pengamatan performa morfologi dan meristik dianalisis secara deskriptif, pengukuran truss morphometrics dianalisis statistik dengan uji “Man Whiteney”. Hasil penelitian menunjukkan performa morfologi dan karakter meristik tidak dapat dijadikan sebagai pembeda ikan kembung jantan dan betina. Karakter truss morphometrics dapat dijadikan sebagai pembeda yaitu pada jarak pangkal depan sirip dorsal I sampai pangkal depan sirip ventral. Kata kunci : performa morfologi, meristik, truss morphometrics, Rastrelliger brachysoma.
Copyrights © 2025