Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara harga pupuk dengan pendapatan petani jagung di Kabupaten Deli Serdang. Latar belakang penelitian ini adalah adanya fluktuasi harga pupuk yang diduga berpengaruh terhadap biaya produksi dan tingkat pendapatan petani jagung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada 40 orang petani jagung di beberapa kecamatan sentra produksi jagung di Deli Serdang. Variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah harga pupuk, sedangkan variabel dependen (Y) adalah pendapatan petani jagung. Analisis data dilakukan menggunakan analisis korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara harga pupuk dan pendapatan petani jagung, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,68 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 22.300.000 – 1.200X, yang berarti setiap kenaikan harga pupuk sebesar Rp1.000/kg akan menurunkan pendapatan petani jagung sebesar Rp1.200.000 per hektar. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,46, menunjukkan bahwa 46% variasi pendapatan petani dipengaruhi oleh harga pupuk. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kenaikan harga pupuk memberikan dampak yang nyata terhadap penurunan pendapatan petani jagung di Kabupaten Deli Serdang. Pemerintah diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pupuk dan memperkuat kebijakan subsidi agar kesejahteraan petani tetap terjaga.
Copyrights © 2025