Sikap masyarakat Indonesia terhadap LGBT secara umum masih cenderung negatif, meskipun LGBT tidak termasuk tindakan ilegal di tingkat nasional, kecuali di beberapa daerah tertentu. Masyarakat Indonesia sebagian besar memandang LGBT sebagai perilaku menyimpang yang bertentangan dengan norma sosial dan nilai-nilai agama. sikap masyarakat Indonesia terhadap LGBT yang dipengaruhi oleh nilai dan norma sosial memicu stigma serta diskriminasi yang berdampak pada terbatasnya hak hidup dan kesejahteraan kelompok tersebut. Sikap masyarakat perlu dipahami, sehingga wawasan bagi pembuat kebijakan, aktivis sosial, dan akademisi dalam merumuskan strategi yang lebih inklusif dan berbasis pada hak asasi manusia. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan jenis deskripsi kualitatif ini melibatkan 8 partisipan yang dipilih menggunakan metode snowball sampling. Pengambilan data dilakukan pada Mei 2025 dengan melakukan in-depth interview. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis tematik untuk menjelaskan hasil penelitian Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 4 tema yang teridentifikasi, adalah: 1. Komponen kognitif sikap (pemahaman) masyarakat terhadap LGBT; 2. Sikap penerimaan kondisional masyarakat terhadap LGBT; Komponen konatif sikap (Upaya) dan harapan masyarakat mengenai fenomena LGBT; dan 4. Interaksi masyarakat dengan individu LGBT. Sikap masyarakat terkait LGBT dipengaruhi beberapa faktor. Penerimaan masyarakat bersifat bersyarat dengan tujuan agar masyarakat dapat hidup berdampingan dengan LGBT dalam lingkungannya.
Copyrights © 2026