Penelitian Penelitian ini mengembangkan E-Modul berbasis etnosains pada materi Bioteknologi Pangan dengan mengangkat kuliner khas Aceh (Pliek-U, Jruek Drien, dan Asam Sunti) sebagai sumber belajar. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE melalui tahapan analisis kebutuhan, desain, pengembangan, validasi ahli, dan uji kepraktisan. Subjek dalam penelitian ini mencakup ahli materi, ahli media, guru, serta peserta didik kelas X IPA 3 di SMA Negeri 5 Langsa. Hasil validasi menunjukkan nilai 91,79% dari ahli media dan 100% dari ahli materi (kategori sangat valid). Uji kepraktisan memperoleh 88,49% dari guru dan 93,25% dari siswa (kategori sangat praktis). E-Modul dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan keterkaitan siswa terhadap budaya lokal dan sains secara kontekstual.
Copyrights © 2025