Penelitiini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Monopoly dalam meningkatkan literasi dan membangun interaksi sosial inklusif di kalangan siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 45 artikel ilmiah yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2019–2024). Fokus kajian diarahkan pada dua rumusan masalah utama, yaitu (1) efektivitas media Monopoly dalam meningkatkan literasi siswa SD dan (2) peran media Monopoly dalam membangun interaksi sosial inklusif antara siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus. Hasil kajian menunjukkan bahwa media Monopoly terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar, seperti membaca pemahaman, mengenal kosakata tematik, dan menulis sederhana. Pembelajaran berbasis permainan ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi intrinsik, serta menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, media Monopoly juga berperan penting dalam memperkuat interaksi sosial inklusif melalui aktivitas kolaboratif dan komunikasi positif antar siswa. Permainan edukatif ini memfasilitasi tumbuhnya nilai empati, toleransi, dan kerja sama tanpa membedakan kemampuan individu. Secara keseluruhan, hasil SLR 1). Salah satu media Monopoly, karena dapat melatih kemampuan membaca, memahami instruksi, serta mendorong siswa untuk saling berinteraksi dan bekerja sama. Oleh karena itu Monopoly berpotensi membantu meningkatkan literasi dan interaksi sosial siswa dalam suasana belajar yang menyenanangkan dan inklusif. 2) Pada media ini menegaskan bahwa media Monopoly merupakan inovasi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan literasi sekaligus memperkuat interaksi sosial inklusif di sekolah dasar, sejalan dengan prinsip pembelajaran aktif dan merdeka belajar
Copyrights © 2025