Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek kritis dalam industri manufaktur, khususnya pada proses pembakaran kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) yang berpotensi menimbulkan paparan gas berbahaya dan suhu tinggi. Penelitian ini mengimplementasikan konsep Digital Twin berbasis IoT untuk pemantauan pembakaran kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) secara real-time di PT Perkebunan Nusantara IV, Tebing Tinggi. Sistem menggunakan sensor MQ-7 untuk mendeteksi kadar karbon monoksida (CO), sensor DHT22 untuk mengukur suhu, serta mikrokontroler ESP32 yang terhubung ke platform cloud untuk analisis dan visualisasi data. Data pengujian menunjukkan rata-rata kadar CO sebesar 10 ppm, masih di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) 25 ppm, dan suhu rata-rata 31,5 °C, lebih rendah dari batas aman 35 °C sesuai rekomendasi NIOSH. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi Digital Twin IoT mampu meningkatkan pemantauan K3 melalui integrasi data real-time, analisis prediktif, dan simulasi risiko. Penelitian ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju penerapan industri 4.0 yang berfokus pada keselamatan kerja dan efisiensi operasional
Copyrights © 2026