Sungai Kampar merupakan salah satu perairan penting di Provinsi Riau yang menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, termasuk ikan lelan (Diplocheilichthys pleurotaenia), ikan asli bernilai ekonomis. Namun, populasinya menurun akibat terganggunya aktivitas migrasi oleh pembangunan bendungan serta pencemaran lingkungan, terutama dari limbah plastik yang berpotensi menjadi mikroplastik. Mikroplastik ini dapat tertelan oleh ikan dan menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan ikan serta berisiko masuk ke rantai makanan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada lambung ikan lelan di Sungai Kampar. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 – Januari 2024 pada 3 stasiun, yaitu: Stasiun 1 (hulu - Desa Merangin), Stasiun 2 (tengah - Desa Langgini) dan Stasiun 3 (hilir –Desa Sungai Tonang) sebanyak 2 kali dengan rentang waktu 1 bulan. Sampel ikan yang tertangkap dibedah dan diambil lambungnya, kemudian diberi larutan KOH 10% dan diinkubasi selama 2 minggu.Selanjutnya diamati dengan menggunakan mikroskop binokuler untuk mengetahui jenis mikroplastiknya. Hasil dari penelitian didapatkan 3 jenis tipe mikroplastik yang terdapat pada lambung ikan ini yaitu fiber, fragmen dan film. Tipe mikroplastik yang paling banyak ditemukan adalah fiber, diikuti film dan fragmen. Total kelimpahan mikroplastik pada lambung ikan lelan memiliki nilai berkisar antara 11,74 – 13,54 partikel/individu
Copyrights © 2025