Penentuan jumlah produksi yang optimal merupakan aspek penting dalam pengelolaan usaha agar dapat menyeimbangkan antara permintaan pasar dan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah produksi tahudan tempe yang optimal pada Usaha Mandiri dengan menggunakan metode Fuzzy Logic Tsukamoto. Metode ini dipilih karena mampu mengolah data yang bersifat tidak pasti dan memberikan hasil yang lebih fleksibel berdasarkan variabel-variabel linguistik. Data yang digunakan meliputi jumlah permintaan, persediaan, dan kapasitas produksi. Proses analisis dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu fuzzifikasi, pembentukan basis aturan, inferensi fuzzy, dan defuzzifikasi. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan, diperoleh bahwa jumlah produksi tahu yang optimal pada tanggal 1 November 2025 adalah sebanyak 16.064 potong. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Usaha Mandiri dalam pengambilan keputusan produksi yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan permintaan pasar
Copyrights © 2026