CV. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di industri bahan bangunan dengan produk seperti busi beton, grass block, paving block, genteng, loster, dan kanstin. Penelitian difokuskan pada proses produksi paving block hexagonal yang mengalami masalah efisiensi akibat banyaknya aktivitas tidak bernilai tambah dan pengelolaan penyimpanan yang kurang baik, sehingga waktu produksi lama dan output rendah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemborosan, mengidentifikasi penyebab utamanya dalam proses penyimpanan, serta memberikan usulan perbaikan guna meningkatkan efisiensi. Pendekatan yang digunakan yaitu Lean Manufacturing dan Theory of Constraints (TOC), dengan metode Value Stream Mapping (VSM), Waste Assessment Questionnaire (WAQ), Waste Relationship Matrix (WRM), dan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Analisis akar masalah dilakukan dengan 5W+1H, serta simulasi perbaikan menggunakan ProModel. Hasil menunjukkan pemborosan terbesar pada aktivitas waiting (21,29%), inventory (19,92%), dan transportation (16,23%), dengan inventory sebagai pemborosan yang paling berdampak (20,21%). Sebanyak 91,71% waktu produksi merupakan aktivitas tidak bernilai tambah. Masalah utama terletak pada penyimpanan sementara yang memakan waktu 934 menit. Usulan perbaikan berupa penghapusan area penyimpanan sementara dan perbaikan tata letak meningkatkan output dari 90 menjadi 210 unit, waktu kerja dari 11,45% menjadi 24,70%, dan waktu dalam sistem turun dari 11.916,04 detik menjadi 3.778,86 detik. Aktivitas tidak bernilai juga berkurang dari 45.195 menjadi 29.245 menit, membuktikan efektivitas pendekatan dalam mengurangi pemborosan dan meningkatkan kinerja produksi.
Copyrights © 2025