Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis dan bibliometrik berbagai studi molecular docking senyawa alam sebagai kandidat antidiabetes tipe 2, serta mengidentifikasi tren penelitian, jenis senyawa bioaktif potensial, target protein dominan, dan perangkat lunak yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA dan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer dan Biblioshiny, dengan menganalisis 27 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dari database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa alam golongan flavonoid dan fenolik, seperti quercetin, luteolin, dan apigenin, memiliki afinitas ikatan tinggi terhadap target protein α-glukosidase, α-amilase, DPP-IV, dan PPAR-γ dengan nilai energi ikatan berkisar antara –6,5 hingga –11,2 kkal/mol. AutoDock Vina merupakan perangkat lunak yang paling banyak digunakan, diikuti MOE dan Schrodinger. Simpulan, molecular docking efektif dalam mengidentifikasi potensi senyawa alam sebagai agen antidiabetes tipe 2 berbasis mekanisme multi-target, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan obat herbal berbasis bukti (evidence-based herbal medicine).
Copyrights © 2025