Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan media sosial terhadap perilaku seksual pranikah di kalangan remaja usia 17–18 tahun di Kecamatan Biringkanaya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional melalui pengisian kuesioner oleh 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% remaja sering terpapar media sosial dan 75% memiliki perilaku seksual negatif, dengan nilai p-value 0,000 yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paparan media sosial dan perilaku seksual pranikah remaja. Simpulan, paparan media sosial berpengaruh signifikan terhadap pembentukan perilaku seksual pranikah, dimana remaja dengan intensitas penggunaan media sosial yang tinggi lebih berisiko menunjukkan perilaku seksual negatif.
Copyrights © 2025