Plagiarisme pada novel berbahasa Inggris tidak hanya berupa penyalinan langsung, tetapi juga peniruan gaya penulisan (paraphrase plagiarism). Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi berbasis authorship attribution dengan stylometry, Support Vector Machine (SVM), dan Sentence-BERT (SBERT). Data berupa 15 novel dari lima penulis klasik diproses melalui preprocessing dan chunking menjadi 1000, 5000, dan 10000 kata. Hasil pengujian menunjukkan akurasi SVM sebesar 84.38% (1000 kata), 82.50% (5000 kata), dan tertinggi 90.48% (10000 kata). Jane Austen konsisten mudah dikenali dengan f1-score 0.90, sementara Mary Shelley meningkat signifikan pada teks panjang (recall 1.00). Analisis SBERT menghasilkan skor kesamaan semantik 0.55–0.63, dengan nilai tertinggi juga pada Austen (0.63). Integrasi SVM dan SBERT terbukti saling melengkapi serta stylometry efektif mengenali gaya, sedangkan SBERT menangkap kesamaan makna. Dengan demikian, sistem mampu mendeteksi plagiarisme secara lebih akurat dan komprehensif.Kata Kunci: Plagiarisme, Stylometry, Authorship Attribution, SVM, SBERT
Copyrights © 2025