Permasalahan sampah organik di Indonesia masih menjadi tantangan besar, terutama di lingkungan sekolah sebagai penghasil sampah harian yang cukup tinggi. Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MI Nagarakasih 2 turut meningkatkan volume sisa makanan yang berpotensi menumpuk apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengelola sampah organik melalui penerapan teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB) melalui program GEBIZI (Gerakan Biopori Sampah Makanan Bergizi). Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pre-test dan post-test, simulasi pemilahan sampah, serta praktik langsung pembuatan lubang biopori. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dibuktikan melalui uji Wilcoxon dengan p-value 0,011. Siswa juga mampu menerapkan teknik biopori secara mandiri, menghasilkan lubang biopori berisi sampah organik yang dapat dipanen menjadi kompos dalam satu bulan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi lingkungan, pengurangan timbulan sampah makanan, serta pembentukan perilaku pengelolaan sampah yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025