Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi tinggi, sehingga penatalaksanaan lini pertama yang efektif sangat krusial. Amlodipine, sebagai calcium channel blocker (CCB), adalah salah satu obat yang paling sering diresepkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif efektivitas Amlodipine sebagai terapi lini pertama melalui tinjauan literatur dari berbagai jurnal penelitian, konsensus nasional (PERHI), dan pedoman klinis (Kemenkes RI, ESH), dengan fokus pada efikasi, pola penggunaan, dan efektivitas biaya. Hasil analisis menunjukkan Amlodipine secara konsisten menjadi salah satu obat yang paling banyak digunakan. Studi komparatif membuktikan efektivitas Amlodipine sebagai monoterapi seringkali lebih unggul atau setara dengan agen lini pertama lainnya seperti ACEI dan ARB. Keunggulan signifikan juga ditemukan pada analisis efektivitas biaya, di mana beberapa studi melaporkan nilai Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) yang lebih rendah dibandingkan obat lain, serta memegang peran kunci sebagai komponen fondasi dalam strategi terapi kombinasi modern. Berdasarkan bukti yang dianalisis, Amlodipine merupakan pilihan terapi lini pertama yang sangat efektif, efisien dari segi biaya, dan relevan dalam strategi pengobatan hipertensi modern, menjadikannya salah satu andalan dalam tatalaksana hipertensi.Kata kunci: Amlodipine, Efektivitas Obat, Hipertensi
Copyrights © 2025