Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Studi dilakukan pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dengan melibatkan 52 karyawan sebagai responden. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan secara langsung, sementara kompensasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kepuasan kerja berperan sebagai mediator pada hubungan antara motivasi dan kinerja karyawan, namun tidak memediasi hubungan antara kompensasi dan kinerja. Dengan demikian, kompensasi dapat meningkatkan kinerja secara langsung, sedangkan motivasi memerlukan peningkatan kepuasan kerja untuk memberikan dampak pada kinerja. Temuan ini mengimplikasikan bahwa organisasi perlu memperhatikan pemberian kompensasi yang adil serta meningkatkan lingkungan kerja yang mendukung agar kepuasan dan motivasi karyawan meningkat sehingga kinerja dapat dioptimalkan.
Copyrights © 2026