Ektoparasit adalah parasit yang hidup di permukaan luar tubuh kucing dan bergantung pada inangnya untuk bertahan hidup. Infestasi ektoparasit pada kucing dapat mengurangi kualitas bulu, menyebabkan kerontokan bulu, dan mengakibatkan penurunan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit yang menginfeksi kucing (Felis catus) di kampus Universitas Mulawarman dan sekitar Pasar Segiri, Samarinda. Prosedur pemeriksaan dilakukan dengan mengamati kondisi kulit dan bulu kucing, sementara pengumpulan ektoparasit, seperti kutu, dilakukan secara manual dengan menyisir seluruh bagian tubuh kucing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi infestasi ektoparasit pada kucing di sekitar kampus Universitas Mulawarman dan Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur mencapai 100% dengan jenis ektoparasit yang teridentifikasi adalah larva Ctenocephalides felis. Infeksi ektoparasit lebih umum terjadi pada kucing betina dibandingkan kucing jantan, hal ini terkait dengan pergerakan kucing betina yang terbatas, terutama saat hamil. Selain itu, perawatan dan kebersihan kucing yang kurang diperhatikan dapat memicu perkembangan parasit eksternal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar untuk upaya pengendalian dan pencegahan infestasi parasit eksternal pada kucing, terutama di kampus Universitas Mulawarman dan sekitar Pasar Segiri.
Copyrights © 2025