Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transformasi digital dalam memperkuat literasi keuangan, pengelolaan keuangan, serta pengembangan usaha Kripik Sikapa di Desa Cemba, Kecamatan Enrekang. UMKM seperti Kripik Sikapa menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan akses pasar, pencatatan keuangan yang masih sederhana, serta keterbatasan modal dan kemampuan digital. Transformasi digital hadir sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan sekaligus memperkuat daya saing usaha di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas empat orang, yakni dua informan utama: Ibu Nirwana (pemilik dan pengelola utama usaha Kripik Sikapa) dan Bapak Tunning (pengelola produksi dan pencatatan keuangan), serta dua informan pendukung, yaitu satu masyarakat lokal sebagai pelanggan tetap dan satu pendamping UMKM dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital melalui media sosial, marketplace, dan aplikasi pencatatan keuangan sederhana telah meningkatkan keterampilan pelaku usaha dalam mencatat transaksi, mengelola arus kas, dan mengambil keputusan keuangan secara lebih tepat. Selain itu, pemasaran digital membuka peluang perluasan pasar, membangun brand awareness, serta mendorong inovasi produk sesuai kebutuhan konsumen. Integrasi literasi keuangan dengan teknologi digital juga berdampak positif terhadap transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, transformasi digital terbukti menjadi faktor penting yang tidak hanya memperkuat pengelolaan keuangan, tetapi juga mendorong pengembangan usaha Kripik Sikapa secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Cemba.
Copyrights © 2025