Penelitian ini bertujuan menganalisis model strategi keuangan UMKM berkelanjutan melalui integrasi kondisi keuangan, literasi keuangan, dan transformasi digital di Kota Parepare. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, penelitian melibatkan 99 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi 16.343 UMKM. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keuangan berpengaruh signifikan terhadap strategi keuangan UMKM (sig. 0,019; t hitung 2,386 > t tabel 1,985), sedangkan tantangan pengelolaan keuangan tidak berpengaruh signifikan (sig. 0,112; t hitung 1,606 < t tabel 1,985). Nilai R² sebesar 11,2% mengindikasikan perlunya variabel tambahan untuk menjelaskan strategi keuangan UMKM secara komprehensif. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan kondisi keuangan internal sebagai fondasi strategi keuangan efektif. Penelitian merekomendasikan pengembangan model terintegrasi yang menggabungkan peningkatan literasi keuangan dan adopsi teknologi digital untuk memperkuat kapasitas manajerial UMKM. Implikasi praktis mencakup perlunya program pendampingan holistik yang mengintegrasikan edukasi keuangan, pelatihan teknologi, dan pendampingan pencatatan keuangan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di era digital.
Copyrights © 2025