Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi instruksional dalam safety talk terhadap kepatuhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pekerja galangan kapal di PT KTU Shipyard Sekupang, Batam. Penelitian dilatar belakangi masih ditemukannya pekerja yang kurang patuh terhadap prosedur K3 meskipun safety talk rutin dilakukan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei dengan kuesioner kepada 121 responden. Komunikasi instruksional diukur berdasarkan model SMCR Berlo (Source, Message, Channel, Receiver), sedangkan kepatuhan K3 diukur menggunakan Safety Triad Geller (People, Behavior, Environment). Data dianalisis menggunakan Regresi Linear Sederhana dengan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan komunikasi instruksional berada dalam kategori efektif (skor 2,92) dan kepatuhan K3 dalam kategori tinggi (skor 3,04). Terdapat pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,612, menunjukkan komunikasi instruksional berkontribusi 61,2% terhadap kepatuhan K3. Kesimpulannya, semakin efektif komunikasi instruksional dalam safety talk, semakin tinggi kepatuhan K3 pekerja. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk pengembangan studi komunikasi keselamatan dan memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan efektivitas safety talk.
Copyrights © 2026