Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan potensi peternakan di Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Nambo, Kota Kendari sebagai dasar pengembangan usaha peternakan berbasis sumber daya lokal dan partisipasi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan oleh dosen Peternakan Universitas Halu Oleo bersama perangkat kelurahan dan kelompok peternak di Kelurahan Tobimeita melalui pendekatan Focus Group Discussion (FGD Fakultas) . Metode ini digunakan untuk menggali informasi mengenai potensi, kelemahan, dan peluang pengembangan subsektor peternakan di wilayah tersebut. Hasil FGD menunjukkan terdapat tiga komoditas utama yang berpotensi dikembangkan, yaitu sapi potong, ayam kampung, dan maggot (larva Black Soldier Fly ) . Dari ketiganya, maggot ditetapkan sebagai prioritas utama karena memiliki nilai ekonomi, ekologis, dan sosial yang tinggi. Budidaya maggot dinilai mampu menekan biaya pakan melalui penyediaan sumber protein alternatif, sekaligus berperan dalam pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan usaha peternakan lokal. Hasil kegiatan diharapkan menjadi dasar bagi penyusunan program pelatihan, pendampingan, dan penguatan kelembagaan peternak guna mewujudkan peternakan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kelurahan Tobimeita.
Copyrights © 2025