Penelitian ini berfokus pada kajian modal sosial dalam kegiatan kebun desa dan bagaimana perannya dalam mendukung pembangunan di Desa Sungai Paku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk modal sosial dalam kegiatan kebun desa, serta menganalisis kekuatan dan kelemahan modal sosial tersebut dalam mendukung pembangunan desa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data dalam bentuk observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terlibat dalam kegiatan kebun desa dengan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa modal sosial di kebun desa Sungai Paku terwujud dalam bentuk kepercayaan masyarakat terhadap pengelola, adanya jaringan sosial yang terbentuk melalui hubungan kerja dan gotong royong, serta norma yang mengatur pengelolaan hasil kebun. Kekuatan modal sosial terletak pada tingginya tingkat kepercayaan dan norma yang dipatuhi masyarakat, sementara kelemahannya terdapat pada jaringan sosial yang mulai melemah akibat pergeseran dari sistem gotong royong ke sistem upah.
Copyrights © 2025