Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebab remaja generasi Z mengalami perilaku nomophobia dalam keluarga batih di Kelurahan Teladan Timur, menganalisis resistensi remaja generasi Z mempertahankan perilaku nomophobia dalam keluarga batih di Kelurahan Teladan Timur, serta menganalisis cara orang tua dalam keluarga batih mengatasi remaja generasi Z mengalami perilaku nomophobia di Kelurahan Teladan Timur, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab perilaku nomophobia pada remaja generasi Z terdiri dari hiburan, pengaruh teman, fomo, pengaruh konten digital, stress dan bosan, lemahnya kontrol diri, serta lingkungan budaya digital permisif. Resistensi remaja generasi Z mempertahankan perilaku nomophobia dalam keluarga batih yaitu resistensi pasif; remaja sembunyi-sembunyi bermain gadget, resistensi verbal; remaja memprotes orang tua dengan nada keras, resistensi non-verbal remaja tidak ngomong langsung tapi menunjukkan perlawannya melalui tindakan fisik. Adapun cara yang dilakukan orang tua dalam keluarga batih mengatasi remaja generasi Z mengalami perilaku nomophobia meliputi komunikasi secara langsung, menjadi role model bagi remaja, menanamkan nilai agama, bertindak tegas, menerapkan aplikasi Alli Kids360 sebagai pengontrol orang tua terhadap remaja generasi Z serta mendorong kegiatan fisik bagi remaja generasi Z.
Copyrights © 2026