Jurnal Riset Teknik Pertambangan
Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)

Pengaruh Ukuran Butir terhadap Recovery MnO pada Pemisahan Bijih Mangan Oksida Menggunakan Magnetic Separator

Bakri, Suriyanto (Unknown)
Juradi, Muhammad Idris (Unknown)
Nurhawaisyah, Sitti Ratmi (Unknown)
Furkani, Dian (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Dec 2025

Abstract

Abstract. Indonesia has considerable manganese ore reserves, particularly in South Sulawesi, such as in Barru and Bone Regencies. However, most of these manganese ores still contain many impurities and have relatively low MnO content. Various beneficiation methods have been studied in recent years. This study aims to examine the effectiveness of separating manganese oxide ore using a magnetic separator with varying particle sizes. This study aims to evaluate the effect of particle size variation on the separation of manganese oxide (MnO) ore from the Ponre area, using a magnetic separator method with a primary focus on determining the MnO mineral content and recovery in each particle size fraction after the magnetic separation process. The research method used manganese ore samples that had been dried and crushed using a jaw crusher and roll crusher. The samples were then ground using a ball mill to obtain the appropriate particle size fractions. For separation purposes, the samples were classified into several size fractions: +80 mesh; -80 +100 mesh; -100 +150 mesh and -150+200 mesh. The results of manganese oxide (MnO) ore separation show that finer particle sizes do not increase MnO mineral content, nor do they increase recovery rates. Optimum recovery is achieved with MnO mineral content of 49.78% and only a 3.09% increase in MnO content for particle sizes of -100+150 mesh. Abstrak. Indonesia memiliki cadangan bijih mangan yang cukup besar, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan seperti Kabupaten Barru dan Kabupaten Bone. Namun demikian, sebagian besar bijih mangan tersebut masih mengandung banyak mineral pengotor, serta memiliki kadar MnO yang relatif rendah. Berbagai metode benefisiasi telah dikaji dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji efektivitas pemisahan bijih mangan oksida menggunakan magnetic separator dengan variasi ukuran butir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi ukuran butir terhadap hasil pemisahan bijih mangan oksida (MnO) asal daerah Ponre, menggunakan metode magnetic separator dengan fokus utama untuk mengetahui kadar dan recovery mineral MnO pada setiap ukuran fraksi partikel setelah proses pemisahan magnetik. Metode penelitian menggunakan sampel bijih mangan yang telah kering dihancurkan menggunakan jaw crusher dan roll crusher. Selanjutnya digerus menggunakan ball mill hingga diperoleh fraksi ukuran partikel yang sesuai. Untuk keperluan pemisahan, sampel diklasifikasikan menjadi beberapa fraksi ukuran: +80 mesh; -80 +100 mesh; -100 +150 mesh dan -150+200 mesh. Hasil pemisahan bijih mangan oksida (MnO) menunjukkan bahwa ukuran fraksi partikel yang semakin halus tidak memberikan kadar mineral MnO semakin meningkat dan begitupun juga dengan recovery yang didapatkan. Recovery optimum diperoleh kadar mineral MnO sebesar 49,78% dengan hanya diperoleh peningkatan kadar MnO sebesar 3,09% pada ukuran fraksi partikel -100+150 mesh.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JRTP

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Energy Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Riset Teknik Pertambangan Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan hasil riset dan kajian teoritik terhadap isu-isu empirik dalam sub kajian Pertambangan. JRTP ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan ...