Buletin Ilmiah Marina : Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
Vol 11, No 2 (2025): DESEMBER 2025

KECUKUPAN KONSUMSI IKAN PADA RUMAH TANGGA DI NUSA TENGGARA TIMUR: PENDEKATAN REGRESI LOGISTIK

Pramesty, Ni Putu Lidya (Unknown)
Budiasih, Budiasih (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Dec 2025

Abstract

Konsumsi ikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih sangat rendah, walaupun hasil perikanannya melimpah. Kondisi ini menyebabkan kebutuhan protein tidak terpenuhi, yang kemudian menimbulkan ancaman gizi buruk (stunting) yang cukup parah . Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan konsumsi ikan pada rumah tangga sampai memenuhi batas konsumsi yang cukup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecukupan konsumsi ikan dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kecukupan konsumsi ikan pada rumah tangga di NTT. Periode penelitian ini adalah tahun 2024 dengan memanfaatkan data sekunder berupa data mikro SUSENAS Maret 2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Data dianalisis dengan pendekatan model regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas rumah tangga di NTT belum mengonsumsi ikan dalam jumlah yang cukup. Rumah tangga di wilayah perkotaan, termasuk kelas pendapatan menengah-atas, atau beranggotakan 1-5 orang memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengonsumsi ikan dalam jumlah cukup. Selain itu, kepala rumah tangga yang mengakses internet, bekerja pada sektor perikanan, berusia di atas 40 tahun, atau seorang perempuan juga meningkatkan kecenderungan rumah tangga untuk mengonsumsi ikan dalam jumlah cukup. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis dalam mendukung Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di NTT, meliputi pembangunan pasar ikan murah, subsidi harga ikan, serta sosialisasi pentingnya konsumsi ikan.TITLE: ADEQUACY OF HOUSEHOLD FISH CONSUMPTION IN EAST NUSA TENGGARA: A LOGISTIC REGRESSION APPROACHFish consumption in East Nusa Tenggara (NTT) remains very low despite the abundance of fisheries resources. This condition leads to inadequate protein intake, which poses a serious threat of malnutrition, particularly stunting. Therefore, efforts are needed to increase household fish consumption to an adequate level. This study aims to describe the adequacy of household fish consumption and to analyze the factors that inffuence it in households across NTT. The study utilizes secondary data from the March 2024 SUSENAS microdata, provided by Statistics Indonesia (BPS). The data are analyzed using a logistic regression model. The results show that the majority of households in NTT do not consume fish at an adequate level. Households located in urban areas, those in the middle-to-upper income classes, or those with 1–5 members are more likely to consume fish adequately. In addition, households headed by individuals who access the internet, work in the fisheries sector, are over 40 years old, or are female also have a higher likelihood of adequate fish consumption. This study provides strategic recommendations for supporting the Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) in NTT, including the development of affordable fish markets, the provision of fish price subsidies, and public campaigns on the importance of fish consumption.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

mra

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science

Description

Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan merupakan Buletin Ilmiah yang diterbitkan oleh Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, dengan tujuan menyebarluaskan hasil karya tulis ilmiah di bidang Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Artikel-artikel yang dimuat ...