Boarding lounge domestik di Bandara Internasional Jawa Barat berpotensiuntuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui pendekatan desain yangmencerminkan lokalitas Jawa Barat. Namun, pada kondisi eksistingnya masihmenunjukkan minimnya identitas lokal, kurangnya fasilitas penunjang serta sistempenunjuk arah yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulangboarding lounge domestik dengan pendekatan lokalitas melalui penerapan filosofisunda ''Someah Hade Ka Semah“ dan elemen budaya sunda, seperti motif batik megamendung, seni tari merak, dan arsitektur tradisional Sunda serta meningkatkankenyamanan dan fungsionalitas ruang sesuai standar pelayanan penumpang. Metodepenelitian melibatkan wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literaturserta kuesioner untuk mengidentifikasi permasalahan eksisting serta kebutuhan desain.Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dalam desain boardinglounge dapat menciptakan pengalaman berkesan bagi pengguna sekaligus memperkuatdaya tarik BIJB sebagai gerbang utama transportasi udara di Jawa Barat. Desain boardinglounge yang estetis, fungsional, dan berakar pada budaya lokal menjadi strategi pentingdalam meningkatkan daya tarik Bandara Internasional Jawa Barat dan menciptakanpengalaman ruang yang lebih berkesan bagi pengguna.Kata Kunci: Boarding lounge domestik, bandara internasional, lokalitas, budaya sunda,desain interior
Copyrights © 2025