Terminal Leuwi Panjang merupakan terminal tipe A utama dan terbesar diKota Bandung yang telah mengalami revitalisasi, namun masih menghadapipermasalahan dalam penataan ruang dan fasilitas yang belum optimal sehinggadapat menghambat alur sirkulasi pengguna. Penelitian ini bertujuan untukmerancang ulang interior terminal dengan menggunakan pendekatan BehaviorSetting sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan ruang, memperbaiki sirkulasialur aktivitas pengguna, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagipengguna, termasuk penumpang penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil.Metode penelitian meliputi observasi, wawancara, studi literatur, dan studi bandingdengan terminal tipe A lain seperti Terminal Pulo Gebang, Harjamukti, dan Tirtonadi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan ulang ruang berdasarkan zonasiaktivitas dapat memperbaiki alur sirkulasi dan meningkatkan hubungan antar ruangserta dapat memaksimalkan fungsi fasilitas terminal. Konsep desain yang diusulkanmengintegrasikan elemen ergonomi, pencahayaan, penghawaan, serta signage yangjelas untuk mendukung aktivitas pengguna. Perancangan ulang ini diharapkan dapatmeningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum melalui terminalyang lebih nyaman, aman, dan terorganisir.Kata kunci: perancangan ulang; interior terminal; Behavior Setting; sirkulasi ruang;kenyamanan pengguna
Copyrights © 2025