Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kerangka ekspektasi rasional dapat diintegrasikan ke dalam model konsumsi rumah tangga guna menilai efektivitas kebijakan fiskal dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Melalui pendekatan analisis berbasis simulasi, studi ini menelusuri bagaimana perkiraan masyarakat mengenai pendapatan masa depan serta penyesuaian kebijakan fiskal pemerintah memengaruhi pola konsumsi selama periode berjalan.Selain itu, hasil penelitian menegaskan bahwa kebijakan fiskal memiliki pengaruh yang lebih efektif ketika proses pembentukan ekspektasi dimodelkan secara rasional, karena rumah tangga menyesuaikan keputusan konsumsi dengan mempertimbangkan perubahan kondisi ekonomi di masa depan. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa data makroekonomi sekunder yang meliputi variabel konsumsi, pendapatan, serta indikator kebijakan fiskal, sedangkan teknik analisis data diterapkan melalui proses simulasi model dan kalibrasi parameter untuk mengkaji dinamika respons konsumsi terhadap perubahan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan konsumsi yang dibentuk oleh ekspektasi rasional memainkan peran penting dalam memodulasi mekanisme transmisi kebijakan fiskal. Ketika rumah tangga memprediksi adanya perubahan pada pendapatan atau belanja publik, mereka cenderung menyesuaikan konsumsi jangka pendek secara proporsional. Temuan ini menegaskan landasan teoritis yang dikembangkan oleh Muth dan Lucas bahwa pelaku ekonomi secara sistematis mengolah informasi prospektif dalam pengambilan keputusan saat ini. Dengan demikian, teori ekspektasi rasional dipastikan menjadi instrumen penting untuk memahami kredibilitas kebijakan fiskal serta implikasinya terhadap kestabilan makroekonomi dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025