Era globalisasi menciptakan suasana yang mendorong koeksistensi damai antarbudaya dan agama sangatlah penting. Dengan menampilkan keragaman siswa dan budaya di dalam kelas, kajian ini bertujuan untuk meningkatkan toleransi. Metodologi penelitian ini didasarkan pada lima tahap Model Desain Pembelajaran Isman: masukan, proses, keluaran, umpan balik, dan pembelajaran. Siswa dan pendidik di kelas VIII SMPN 4 Labuhan Badas adalah subjek penelitian ini. Tingkat keragaman etnis di antara siswa dipertimbangkan ketika memilih lokasi penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa semakin berkembang, terbukti dengan berkembangnya rasa hormat terhadapkeragaman budaya dan agama teman yang lain, perilaku non-diskriminatif dan saling menghormati antar siswa, partisipasi aktif dan interaksi positif antar siswa dalam kelompok yang beragam, keterlibatan dalam tugas, kemauan untuk bergaul dengan teman dalam kelompok, kemampuan untuk berbagi informasi, dan kemauan untuk saling membantu dalam menyelesaikan tugas. Oleh karena itu, mengintegrasikan pertunjukan budaya ke dalam kurikulum IPS dapat mengembangkan pandangan siswa terhadap toleransi di dalam kelas.
Copyrights © 2025