Anak dengan attention Defisit Hyperactivity Disorder (ADHD) menghadirkan tantangan unik bagi orang tua yang dapat memicu stres psikologis pada orang tua. Stres pengasuhan yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap kualitas interaksi orang tua dan anak, serta dapat menghambat proses adaptasi perkembangan pada anak. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk memahami dinamika hubungan antara stres pengasuhan, dukungan sosial dan gaya coping dalam konteks adaptasi perkembangan anak dengan ADHD. Berbagai studi empiris menunjukkan bahwa tingkat stres pengasuhan berkorelasi dengan beban perilaku anak dan persepsi kompetensi orang tua. Namun, dukungan sosial berperan sebagai faktor protektif yang mampu menurunkan stres pengasuhan dan meningkatkan gaya coping adaptif pada orang tua. Coping yang efektif seperti problem focused coping dan emotion regulation dapat mengukur kemampuan orang tua dalam mengelola tekanan, menciptakan lingkungan pengasuhan yang suportif, serta memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak. Dengan demikian dinamika antar ketiga variabel ini membentuk sistem yang saling memengaruhi dalam proses adaptasi keluarga terhadap kondisi ADHD. Kajian ini menyoroti pentingnya intervensi berbasis keluarga yang memperkuat dukungan sosial dan strategi coping adaptif sebagai upaya untuk meningkatkan resiliensi pengassuhan dan perkembangan anak dengan ADHD. Kata kunci: Stres Pengasuhan, Dukungan Sosial, Gaya Coping, Adaptasi Perkembangan, ADHD
Copyrights © 2025